20/07/13

Aku masih merindukanmu .

Entah mengapa aku masih merindukanmu. Aku tak ingat jelas kapan kamu memilih untuk memutuskan hubungan antara aku dan kamu, hubungan kita. Karena aku memang tak ingin mengingatnya bahkan tak pernah ingin hal itu terjadi.
Bagaimana mungkin aku bisa melupakan segalanya. Singkat memang. Kita tidak pernah melakukan hal yang biasa disebut "nge-date" atau sejenisnya. Aku hanya ingat kita berpapasan muka dan mengucapkan beberapa kata di warung nasi goreng favoritku. Hanya itu.
Komunikasi yang paling sering kita lakukan hanya saling berbalas pesan singkat, itupun biasa-biasa saja. Flat. Tapi semuanya mempunyai makna. Mempunyai cerita dan ruang tersendiri disini *hatiku, dan itulah yang sampai saat ini tak bisa hilang dari ingatanku.
Perasaanku justru semakin kuat tiap harinya. Ditambah lagi aku bersekolah di tempat yang sama denganmu. Dimana tiap harinya aku selalu tanpa sengaja melihatmu. Entah apa yang membuat penglihatanku terhenti tepat saat melihatmu. Bahkan tak jarang kita tak sengaja saling menatap.

Kamu tau? Tiap kali aku melihatmu aku semakin ingat semuanya, candamu, suaramu, segala yang aku tau tentangmu. Bahkan hanya dengan melihat teman-temanmu saja itu sudah cukup membuatku teringat. Aku merindukanmu..

Apa kamu merasakan hal yang sama? Aku tidak yakin.
Aku tidak berani menerka-nerka apa sebenarnya isi hatimu.

Sayangnya aku tidak bisa melihatmu selama yang aku mau.
Kamu murid kelas XII sedangkan aku murid kelas X. Waktu yang singkat untuk kita ='D

Aku ingat kata-kata itu, kata-katamu yang sempat membuatku tertawa,
"ciee bentar lagi kuliah, mau kuliah dimana? Disini aja yah, gausa jauh-jauh."
"Hahaha.. kalo kuliah disini ntar kamu aku kasi makan apa?" 
Kamu menggodaku waktu itu..
Hahaha tapi sudahlah, kenyataannya yang terjadi hubungan kita hanya berjalan sekitar 3 minggu. 
Kamu tidak perlu lagi memikirkan apa yang bisa kamu berikan untukku nantinya. Karena nyatanya aku bukan milikmu lagi. 


Tidak,, kamu yang bukan milikku, karena aku masih berdiri disini untuk jadi milikmu. 

Entahlah, apa memang kita bukan pasangan yang cocok? Aku tidak pernah tau.

***

Aku merindukanmu, hari ini, hari berikutnya dan hari berikutnya lagi sampai seterusnya sampai engkau kembali atau mungkin sampai aku berhasil melupakanmu sebagai laki-laki yang aku cintai..

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar